Kabaraktual.online | Jakarta – Aksi damai bertajuk “Gaza for Palestina Jika Kita Tetap Diam” yang digelar oleh Majelis Ormas Islam di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026), telah berlangsung dengan tertib dan lancar.
Sekitar seribu peserta turut hadir dalam kegiatan yang menjadi wujud solidaritas terhadap rakyat Palestina, sementara pihak kepolisian secara konsisten mengedepankan pendekatan humanis guna menjaga keamanan dan kelancaran penyampaian aspirasi tersebut.
📌Baca Juga: 🔗 Seskab Teddy Ungkap Deretan Event Besar Hingga 2027
Pengamanan dan Pelayanan Polri
Sebanyak 758 personel gabungan yang berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek Metro Gambir telah diterjunkan untuk memberikan pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Personel-personel tersebut disebar di sejumlah titik strategis guna membantu kelancaran kegiatan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif, dengan pelayanan di lapangan dipimpin oleh Perwira Pengendali AKP Dekki, S.H., M.H.
“Pelayanan ini merupakan wujud kehadiran Polri agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan nyaman. Alhamdulillah kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold Hutagalung.
📌Baca Juga: 🔗 Jakarta Siap Jadi Pusat Perhatian Taekwondo Dunia
Suasana dan Rangkaian Kegiatan
Massa mulai berdatangan sejak pagi sambil membawa bendera Indonesia dan Palestina, spanduk bertuliskan tema aksi, serta berbagai poster berisi pesan-pesan kemanusiaan.
Aksi yang dipimpin oleh Junaedi dan Angga ini diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan penampilan Garuda Al Quds dan persembahan lagu “Palestina Merdeka”, sebelum resmi dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pendekatan Humanis Tetap Dipertahankan
Lebih lanjut, Reynold menegaskan bahwa Polri akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga setiap kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum. (H.R)
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












