Kabaraktual.online | Jakarta – Penyelidikan terkait kasus meninggalnya seorang pria berinisial S terus dilakukan secara mendalam oleh Polda Metro Jaya.
Hingga saat ini, lima orang saksi telah diperiksa, rekaman kamera pengawas dikumpulkan, serta sejumlah barang bukti diamankan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi, sebagaimana disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto pada Jumat (31/7/2026).
📌Baca Juga:
🔗 15 Nominator Siap Perebut Penghargaan Hoegeng Awards Dengan Lima Katagori
Kronologi dan Penanganan Awal
Korban dibawa menggunakan ambulans dari Klinik Mordent menuju RS Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 09.10 WIB, dan setelah diperiksa dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah kemudian diberangkatkan sekitar pukul 12.45 WIB menuju Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah untuk dimakamkan.
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan petugas bersama Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan serta Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri di Klinik Mordent pada Senin (27/7/2026).
Saksi, Barang Bukti dan Langkah Selanjutnya
Kelima saksi yang telah dimintai keterangan adalah AZ, MOP, dan AAS selaku pengemudi ambulans, MZ pemilik perusahaan ambulans, serta MA yang pernah berkomunikasi dengan korban.
📌Baca Juga:
🔗 Polda Metro Jaya Kembalikan 67 Kendaraan kepada Pemilik, Kasus Curanmor
Polisi juga mengundang dokter berinisial IK dan pemilik perusahaan ambulans berinisial S untuk memberikan klarifikasi.
Sejumlah barang bukti berupa obat‑obatan, dua botol natrium klorida, satu unit SSD, serta beberapa helai rambut telah diamankan, sementara rekaman CCTV dari kedua lokasi sedang diperiksa melalui digital forensik.
“Penyelidikan masih berlangsung, klarifikasi akan dilanjutkan dan hasil laboratorium forensik masih ditunggu guna mendapatkan kebenaran yang utuh,” tegas Budi Hermanto. (H.R)
📌 Keterkaitan Peristiwa












