banner 728x250

Putri Minang dr. Hj. Nadya Isra Miranti Sukses Selesaikan PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI — Bangun Kemandirian Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Sebagai seorang dokter yang sehari-hari mengabdi di dunia kesehatan, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M tidak berpuas diri hanya bergelut dalam rutinitas medis.
banner 468x60

KABARAKTUAL.ONLINE | JAKARTA — Sebagai seorang dokter yang sehari-hari mengabdi di dunia kesehatan, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M tidak berpuas diri hanya bergelut dalam rutinitas medis.

Panggilan jiwa untuk berkontribusi bagi nasib bangsa mendorong putri asli Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini untuk mengikuti dan berhasil menyelesaikan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI.

Example 300x600

📌Baca Juga : 📎 Kapolri: Garda Satya NKRI Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas & Keutuhan Bangsa — Semangat Kebangsaan Diarahkan Jadi Kekuatan Positif

📌 Kegiatan & Tema — “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita

Dalam keterangannya kepada awak media pada Minggu (30/8/2026) di sela kesibukannya di Klinik Jati Negara, Jakarta Timur, dr. Nadya menjelaskan program PPNK Angkatan 73 yang bernama angkatan Nusantara Adikara berlangsung selama seminggu, sejak 10–18 Agustus 2026, bertempat di Lemhannas RI dan ditutup di Mako Brimob Kepala Dua, Depok. Tema yang diusung: “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita, Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045.”

“Kegiatan yang kami ikuti kemarin adalah Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI diikuti oleh kalangan birokrat, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi profesi, TNI dan Polri dalam rangka penguatan karakter dan jati diri bangsa,” ungkap dr. Nadya.

📌Baca Juga : 📎 DPO Curanmor Bobol Rumah Kosong di Sepatan Ditangkap — Emas 30 Gram Ludes Dijual Bayar Utang

📌 Alasan Mengikuti — Mengisi Kembali Pemahaman Nilai Kebangsaan

Lulusan FK Universitas Batam (S1 Kedokteran) dan Institut Kesehatan Helvetia, Medan (S2 Magister Kesehatan Masyarakat) ini mengaku terdorong karena nilai-nilai kebangsaan sangat penting sebagai warga negara.

“Di bangku sekolah kami tidak mendapatkan pelajaran P4 lagi, maka untuk mengimbangi pengetahuan terkait nilai-nilai kebangsaan, di Lemhannas lah tempatnya yang paling tepat. Alhamdulillah, kami berdiskusi langsung dengan narasumber yang kompeten, sehingga kami mendapatkan wawasan secara komprehensif,” ujarnya.

📌Baca Juga : 📎 JIS Disisir Brimob Jelang Persija Vs Brisbane Roar — Sterilisasi Teliti, Tidak Ditemukan Benda Mencurigakan

📌 Pengalaman Paling Berkesan — Simulasi & Kekompakan Tim

Selama pendidikan, peserta dibagi dalam beberapa kelompok yang memicu dinamika pandangan berbeda, sehingga memperkaya wawasan terkait persoalan kebangsaan.

Bagian yang paling berkesan menurutnya adalah saat simulasi melalui permainan/games, di mana kekompakan tim benar-benar diuji.

“Ilmu yang kami dapat terkait nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Empat Konsensus Dasar Bangsa sangatlah bermanfaat, semoga kami dapat mengimplementasikannya di dunia kerja, khususnya dunia kesehatan yang saya geluti,” harapnya.

📌Baca Juga : 📎 Layani Cepat & Gratis! Kapolres Indramayu Kembalikan Motor Hasil Curian ke Pemilik Hanya 2–3 Hari Pasca-Lapor

📌 Harapan & Implementasi — Lebih Peka, Bangun Kemandirian Bangsa

dr. Nadya berharap nilai-nilai kebangsaan yang dipelajari membuatnya lebih peka dalam memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat.

“Apalagi tiap hari berurusan dengan masyarakat yang sakit, yang butuh pertolongan, sehingga dengan nilai-nilai ini saya lebih peka lagi terhadap kondisi yang mana harus saya prioritaskan untuk ditangani. Jadi, kalau kita telah menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam lingkungan sendiri otomatis kemandirian bangsa, menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” ucapnya penuh optimis.

Ia juga mengucapkan semboyan Lemhannas RI: “Tanhanna Dharmma Mangrva” yang berarti Tiada Kebenaran yang Mendua.

📌Baca Juga : 📎 Tangkap Pemodal PETI di KHS, Aktivitas Dekat Rumah Warga Membuat Sumur Keruh

📌 Penetapan Kelulusan — Ditandatangani Langsung Gubernur Lemhannas RI

Peserta PPNK Angkatan 73 dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Lemhannas RI Dr. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si, serta PIN Lemhannas RI yang disematkan secara simbolis pada acara penutupan. (MG)

Editor: Redaksi

📎 Keterkaitan Berita

Pemantapan nilai kebangsaan bukan hanya tugas aparat negara, melainkan tanggung jawab setiap elemen masyarakat — termasuk tenaga kesehatan. Menggabungkan profesionalisme dengan semangat kebangsaan akan melahirkan pelayanan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berjiwa sosial dan membangun kemandirian bangsa secara menyeluruh. Semangat ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

banner 120x600