banner 728x250

Milenial Calon Pimpin PSI Kuansing, Fuja Ibrahim: Anak Muda Tak Cukup Jadi Penonton — Siap Bangun Partai Sebagai Rumah Bersama

Nama Fuja Ibrahim, akrab disapa FIM, mulai mencuat dalam bursa calon pemimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. 
banner 468x60

📰 Kabaraktual.online | KUANTAN SINGINGI — Nama Fuja Ibrahim, akrab disapa FIM, mulai mencuat dalam bursa calon pemimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Isu ini semakin menguat setelah Fuja sendiri membenarkan telah terjalin komunikasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Riau terkait peluang tersebut.

Example 300x600

📌 Baca Juga : Ratas Kabinet Merah Putih: PMI Manufaktur Capai Level Tertinggi Sejak 2024, Surplus Perdagangan Tembus US$10,61 Miliar

“Iya, sudah ada komunikasi dengan DPW PSI ke arah itu, terkait kepercayaan untuk menjadi Ketua DPD PSI Kuansing. Namun tentu kita masih menunggu proses dan keputusan resmi dari partai,” ungkap Fuja Ibrahim saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).

Siap Mengemban Amanah, Hadirkan PSI Sebagai Wadah Masyarakat

Apabila kepercayaan itu resmi diberikan, Fuja menyatakan kesiapannya bekerja membesarkan partai berlambang gajah tersebut di Negeri Jalur.

Ia melihat peluang besar bagi PSI untuk tumbuh dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda.

📌 Baca Juga : Segarkan Kepemimpinan, Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen — Dua Perwira Wanita Juga Dapat Promosi Jabatan Strategis

“Kalau memang diberikan amanah, saya siap menjalankan tanggung jawab tersebut. Kita ingin PSI hadir sebagai wadah bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda yang memiliki gagasan, kreativitas, dan semangat untuk ikut membangun daerah,” ujarnya.

Gen Z Harus Menjadi Pelaku, Bukan Sekadar Objek Politik

Fuja menegaskan generasi muda — terutama kalangan Gen Z — tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika politik daerah. Mereka harus diberi ruang untuk tampil membawa gagasan dan terlibat langsung dalam proses pembangunan.

📌 Baca Juga : Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Advokat Desi Silvia, PERADI Pekanbaru Kirim Surat Atensi ke Kapolresta Pekanbaru

“Gen Z harus punya ruang untuk berkembang. Kita ingin anak-anak muda Kuansing tidak hanya menjadi objek politik, tetapi menjadi bagian penting dalam proses perubahan. Mereka punya energi, kreativitas, dan pemikiran yang harus diberikan ruang,” tuturnya.

Konsolidasi dan Merangkul Semua Kalangan

Menurut Fuja, membesarkan partai tidak cukup mengandalkan nama besar. Diperlukan kerja nyata, soliditas organisasi, dan kedekatan dengan masyarakat.

Jika dipercaya memimpin, ia bertekad merangkul tokoh masyarakat, politikus senior, kaum milenial, hingga generasi Z.

“Kita tidak ingin membangun partai hanya untuk kepentingan politik sesaat. PSI harus menjadi rumah bersama, tempat masyarakat menyampaikan aspirasi dan anak-anak muda belajar berorganisasi serta berkontribusi bagi daerah,” tegasnya.

📌 Baca Juga : Tegas! Kapolda Riau: Anggota Pengedar Narkoba Dipertimbangkan PTDH, Pengguna Diderosi Tiga Tahun — Tak Ada Ampun

Masih Menunggu Keputusan Resmi Partai

PSI yang secara nasional dipimpin Kaesang Pangarep dikenal dengan semangat pembaruan dan keterlibatan anak muda. Identitas ini dinilai memiliki peluang besar di Kuansing.

Namun hingga saat ini, kabar penunjukan Fuja Ibrahim masih menunggu keputusan resmi dari internal partai. Komunikasi yang berjalan menjadi sinyal awal perjalanan baru PSI di Kabupaten Kuantan Singingi. (Wan)

Editor: Redaksi 

banner 120x600