Kabaraktual.online | Aceh Singkil – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, kegiatan penanaman mangrove telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama perkebunan kelapa sawit PT Perusahaan Lembah Bhakti (PLB) Singkil di pesisir Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Selasa (28/7/2026).
Aksi tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan kawasan pesisir.
📌Baca Juga:
🔗 MQK IV Aceh Singkil Resmi Dibuka Wakil Bupati Sebagai Nilai Tradisi Keilmuan Islam
Kehadiran Berbagai Pihak Terkait
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, S.H., Kapolres Aceh Singkil, perwakilan DPRK Aceh Singkil, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Camat Singkil, Keuchik Desa Kilangan, masyarakat nelayan setempat, serta manajemen dan karyawan PLB Singkil.
Inisiatif penanaman ini merupakan program berkelanjutan yang telah dilaksanakan oleh PLB Singkil sejak tahun 2018.
📌Baca Juga:
🔗 Kementerian PANRB Ziarah Peringati Hari Jadi Keenam Puluh Tujuh

Penegasan Makna dan Peran Strategis Mangrove
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat kesadaran kolektif atas hubungan harmonis antara manusia dan alam.
“Di tengah tantangan perubahan iklim, abrasi pantai, dan penurunan kualitas lingkungan, mangrove menjadi benteng alami yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Ia juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan pelestarian tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, melainkan memerlukan kemitraan kuat lintas sektor—pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, organisasi lingkungan, dan generasi muda.
📌Baca Juga:
🔗 Kodiklat TNI Lantik Tujuh Ratus Tiga Puluh Empat Perwira Gelombang I
Komitmen Dunia Usaha dan Capaian Penanaman
Sementara itu, Vice President Operation Area PT Astra Agro Lestari Tbk., Cipta Wibama, menyatakan bahwa pelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pada peringatan tahun ini, sebanyak 3.000 bibit bakau ditanam sebagai bagian rehabilitasi kawasan, dengan harapan memberikan manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi.
Kegiatan ditutup dengan penanaman simbolis oleh Wakil Bupati bersama seluruh unsur yang hadir sebagai tanda komitmen bersama. (Munawan Sahputra)
Editor : Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












