Kabaraktual.online | Palembang – Apel Besar Sabuk Kamtibmas telah dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Sandi Nugroho di Lapangan Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Palembang pada Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri lintas elemen masyarakat ini digelar untuk merespons dinamika sosial yang berpotensi membawa kemajuan sekaligus gangguan keamanan di wilayah ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.
📌Baca Juga:
🔗 Komisi IV DPRD Medan Diduga Gagalkan Eksekusi PSU Contempo
Benteng Sosial Lawan Provokasi
Dalam arahannya di hadapan Forkopimda, mahasiswa, buruh, komunitas, dan berbagai kelompok masyarakat, Kapolda menekankan pentingnya membangun pertahanan sosial untuk menangkal isu yang memecah belah.
“Kita tidak butuh Superman, melainkan Super Team. Jadikan Sabuk Kamtibmas sebagai pengikat persatuan sekaligus benteng bersama,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pengaktifan kembali Siskamling serta ketelitian dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi.
📌Baca Juga:
🔗 Jacob Ereste: Penjelasan Dirjen Komdigi Justru Memanaskan Polemik Londo Ireng
Fokus Pencegahan dan Prestasi Lain
Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan 678 perkara sepanjang Januari–Juni 2026 bukanlah kebanggaan utama; yang lebih penting adalah perubahan pola pikir masyarakat agar mampu mencegah kejahatan sejak dini.
Acara ini juga dirangkai dengan pengembalian kendaraan korban, pemusnahan 19,4 kg sabu, serta peluncuran Aplikasi Ampera 247 untuk layanan kepolisian digital.

Persatuan Sebagai Kunci Keamanan
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa pertahanan terkuat bukanlah senjata, melainkan persatuan warga. Lewat semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, apel ini menjadi ikrar bersama menjadikan Palembang tidak hanya aman dari kriminalitas, tetapi juga kebal terhadap segala provokasi perpecahan. (H.R)
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












