Kabaraktual.online | Jakarta – Polri terus mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital untuk memperkuat kecepatan dan ketepatan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Salah satu inovasi strategis digagas Kombes Pol. Hari Brata, S.I.K., M.H., melalui proyek perubahan bertajuk “Membangun Manajemen Pengaduan Kontinjensi Responsif Terintegrasi sebagai Resiliensi Keamanan Nasional”, yang diharapkan mengubah pengaduan masyarakat menjadi sumber informasi strategis untuk deteksi dini dan respons cepat.
📌Baca Juga :
🔗 Bisnis Ilegal Rokok dan Miras Menggurita di Kuansing, Distribusi Hingga Penuhi Tempat Hiburan
Pengaduan Bukan Sekadar Laporan, Tapi Sumber Informasi Strategis
Dinamika keamanan nasional yang semakin kompleks serta aktifnya masyarakat menyampaikan pengaduan melalui kanal digital mendorong perlunya sistem pengelolaan yang lebih responsif.
Kombes Pol. Hari Brata menegaskan bahwa pengaduan masyarakat tidak boleh hanya dipandang sebagai layanan administratif, melainkan harus diarahkan menjadi sumber informasi strategis yang mendukung deteksi dini, intelijen taktis, serta percepatan respons dan pengambilan keputusan operasional.
📌Baca Juga :
🔗 Semarak HUT ke-81 RI, Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
“Pengaduan masyarakat harus kita kelola bukan hanya sebagai laporan yang masuk, tetapi menjadi informasi strategis yang dapat mendukung deteksi dini dan mempercepat respons Polri. Karena itu, sistemnya harus responsif, terintegrasi, realtime, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” ujar Hari Brata di Jakarta, Senin (17/8/2026).
📌Baca Juga :
🔗 Semarak HUT ke-81 RI, Polri Gerakkan 44 Truk Bantuan Serentak untuk Korban Gempa Flores NTT
Dashboard Realtime dan SOP Quick Response, Sempurnakan Sistem DORS
Proyek ini mencakup penguatan kebijakan, penyusunan SOP Quick Response, pengembangan Dashboard Monitoring Pengaduan Kontinjensi Realtime, serta penguatan koordinasi lintas fungsi dan lintas instansi.
Sistem ini juga menyempurnakan Daily Operating Reporting System (DORS) yang telah berjalan, sehingga tidak hanya mencakup kejahatan konvensional, tetapi juga kejadian kontinjensi yang membutuhkan penanganan segera untuk mencegah eskalasi.
📌Baca Juga :
🔗 Tegakkan Perda No. 15/2006, Bupati Lucky Hakim: Indramayu Bebas Miras, Semua Kadar Alkohol Disikat
Integrasi ini memungkinkan informasi diterima, diverifikasi, didistribusikan, dan ditindaklanjuti secara cepat — termasuk melalui mekanisme pengiriman personel maupun pasukan untuk mitigasi.
Dari Reaktif Menjadi Prediktif & Preventif
Sistem yang terintegrasi diharapkan mengubah pola penanganan pengaduan yang sebelumnya cenderung reaktif menjadi lebih cepat, prediktif, dan preventif. Pengaduan masyarakat diharapkan dapat berperan sebagai bagian dari sistem early warning Polri.
“Transformasi ini kita bangun untuk memastikan setiap pengaduan yang memiliki potensi kontinjensi dapat segera diterima, diverifikasi, didistribusikan kepada fungsi yang tepat, ditindaklanjuti, dan dimonitor. Dengan begitu, pengaduan masyarakat dapat menjadi bagian dari sistem early warning Polri,” jelasnya.
📌Baca Juga :
🔗 Terus Bergerak Cepat, Polri Kirim 10 K9 dan 3,4 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT
Teknologi Saja Tidak Cukup, Butuh SDM dan Sinergi Lintas Sektor

Polri telah memiliki modal pendukung berupa layanan Call Center 110, Dumas Presisi, command center, infrastruktur TI, serta jaringan komunikasi data. Namun Hari Brata menegaskan, keberhasilan transformasi tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga kesiapan SDM, kesamaan pola kerja, koordinasi lintas fungsi, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan.
“Teknologi adalah salah satu instrumen. Yang tidak kalah penting adalah kesiapan personel, kesamaan pola kerja, koordinasi lintas fungsi dan kolaborasi dengan stakeholder. Semua harus bergerak dalam satu sistem agar respons terhadap pengaduan masyarakat benar-benar cepat dan terintegrasi,” tuturnya.
Melalui proyek ini, diharapkan terwujud tata kelola pengaduan kontinjensi yang cepat, responsif, terintegrasi, dan profesional — sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat serta mendukung resiliensi keamanan nasional. (H.R)
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












