Kabaraktual.online | Magetan – Puluhan personel Lanud Iswahjudi telah menyusuri tepian Telaga Sarangan untuk memungut sampah yang berserakan di kawasan wisata Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Rabu, 22 Juli 2026.
Aksi peduli lingkungan yang melibatkan 90 personel beserta keluarga besar Insub, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan dan Polsek Plaosan, merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Ke‑79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara.
📌Baca Juga: 🔗 Satgas Damai Cartenz Intensifkan Patroli di Sinak Jaga Keamanan Wilayah
Bentuk Pengabdian dan Kepedulian
Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa upaya ini menjadi bukti nyata pengabdian TNI AU yang tidak hanya terfokus pada penjagaan kedaulatan wilayah udara, tetapi juga terwujud melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Menurutnya, menjaga kebersihan destinasi wisata merupakan bentuk bakti langsung kepada masyarakat sekaligus upaya merawat warisan alam yang menjadi kebanggaan daerah.
Tantangan Medan dan Edukasi Bersama
📌Baca Juga: 🔗 Satgas Damai Cartenz Bagikan Sembako Jaga Keamanan Sugapa
Selain aktivitas pembersihan, personel juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk membangun budaya membuang sampah pada tempatnya, agar kesadaran bahwa kebersihan telaga adalah tanggung jawab bersama dapat terus tumbuh.
Tugas pembersihan sendiri dihadapkan pada kondisi tepian yang licin dan curam, dengan banyak sampah yang tersangkut di lereng maupun semak sehingga membutuhkan ketelitian dan kehati‑hatian saat menjangkaunya.
“Sangat mudah membuang sampah sembarangan, tetapi cukup sulit menjangkaunya. Bahkan untuk mengambil satu bungkus plastik pun butuh perjuangan,” ungkap Danlanud seraya mengajak seluruh pihak ikut menjaga keindahan kawasan tersebut.

Lebih jauh dijelaskan bahwa penumpukan sampah berpotensi menimbulkan risiko lingkungan mulai dari sumber penyakit, penyumbatan saluran air, hingga pendangkalan telaga.
📌Baca Juga:🔗 Presiden Prabowo Terima Laporan Pembangunan Otonomi Khusus Papua
Oleh karena itu, kolaborasi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan wisata ini. (H.R)
Editor: Redaksi
📌 Keterkaitan Peristiwa












