KABARAKTUAL.ONLINE | SUMENEP — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui BPHL Wilayah VIII Surabaya dan Balai Gakkumhut Jabalnusra menelusuri asal-usul serta legalitas 697 batang kayu log yang hanyut ke perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, setelah tongkang pengangkutnya mengalami kebocoran dan miring akibat cuaca buruk.
Kayu yang hanyut di pesisir Madura ini rencananya akan dikumpulkan kembali dan diangkut ke tujuan akhir.
📌 Muatan Berasal dari Kalimantan Timur Menuju Probolinggo
Kementerian Kehutanan, BPHL Wilayah VIII Surabaya, Balai Gakkumhut Jabalnusra, PT. Kutai Timber Indonesia, pemilik kapal, Pemkab Sumenep & instansi terkait
Penelusuran asal-usul & pengumpulan kembali 697 batang kayu log yang jatuh ke laut dan hanyut
Kejadian 5–19 September 2026; penelusuran & rapat koordinasi 21–22 September 2026
Perairan Laut Jawa tenggara → pesisir Sumenep, Madura; muatan dari Kalimantan Timur tujuan Probolinggo
Tongkang mengalami kebocoran & kemiringan karena cuaca buruk, sebagian muatan jatuh ke laut
Koordinasi lintas instansi, peninjauan lapangan, verifikasi dokumen, penarikan kembali kayu log
Tongkang Lintas Samudera XXIII ditarik TB. Yamdena 03 mengangkut 697 batang kayu log jenis Meranti, total volume 4.547,66 m³, berangkat dari dua lokasi di Kalimantan Timur:
– PBPH Karya Lestari: 400 batang / 2.922,11 m³ — SKSHHKB KB.C.7547894
– PBPH PT. Utama Damai Indah Timber: 297 batang / 1.625,55 m³ — SKSHHKB KB.C.7610904
Log pond PT. Kutai Timber Indonesia (KTI), Probolinggo, Jawa Timur.
📌 Baca Juga : 📎 Polisi Telusuri Dugaan Pungutan Liar & Aktivitas Bermasalah di Kawasan Kalijodo
📌 Kronologi: Cuaca Buruk Sebabkan Kebocoran & Muatan Jatuh
– Sabtu, 5 September 2026: Tongkang berlayar dalam kondisi dinyatakan layak
– Selasa, 15 September 2026: Di Laut Jawa tenggara, cuaca buruk menyebabkan kebocoran & kemiringan lambung kiri; sebagian kayu mulai jatuh ke laut
– Jumat, 18 September 2026: Tongkang berlabuh di barat Pulau Giliyang karena cuaca masih buruk
– Sabtu, 19 September 2026: Saat pengurasan air, kayu tersisa di atas dek kembali jatuh ke laut; hanyut menuju pantai Romben/Dungkek dan Andulang, Sumenep
📌 Baca Juga : 📎 Kapolri: Suatu Hari, Polri Bisa Dipimpin Perempuan
📌 Kemenhut & Lintas Instansi Bergerak Menelusuri & Menangani
Pada Senin, 21 September 2026, digelar rapat penanganan di Pemkab Sumenep dipimpin Asisten I Setda, dihadiri KSOP, Satpolairud, kepolisian, BPBD, Dinas Kehutanan, pemilik kapal, serta PT. KTI. Kemenhut melakukan:
– ✅ Verifikasi asal-usul & kelengkapan dokumen angkutan hasil hutan
– ✅ Peninjauan langsung ke lokasi pesisir terdampak
– ✅ Koordinasi keselamatan pelayaran, lingkungan & kepentingan masyarakat pesisir
📌 Kayu Log Akan Ditarik Kembali ke Tujuan
PT. Kutai Timber Indonesia bersama pemilik kapal merencanakan:
– Penarikan kembali kayu log yang hanyut
– Pemindahan ke tongkang pengganti
– Pengangkutan ke pabrik di Probolinggo dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran & sesuai ketentuan
Kementerian Kehutanan terus memantau seluruh proses guna memastikan pengelolaan hasil hutan berjalan tertib, aman, dan sah. (Erna)
🔗 Keterkaitan
Kementerian Kehutanan | BPHL Surabaya | Gakkumhut Jabalnusra | PT Kutai Timber Indonesia | Pengelolaan Hasil Hutan | Keselamatan Pelayaran












