banner 728x250

Lanud Iswahjudi Bersihkan Telaga Sarangan, Wujud Bakti Lingkungan

Puluhan personel Lanud Iswahjudi telah menyusuri tepian Telaga Sarangan untuk memungut sampah yang berserakan di kawasan wisata Kabupaten Magetan, Jawa Timur
banner 468x60

Kabaraktual.online | Magetan – Puluhan personel Lanud Iswahjudi telah menyusuri tepian Telaga Sarangan untuk memungut sampah yang berserakan di kawasan wisata Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Rabu, 22 Juli 2026. Aksi peduli lingkungan yang melibatkan 90 personel beserta keluarga besar Insub, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan dan Polsek Plaosan, merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Ke‑79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara.

 

Example 300x600

Bentuk Pengabdian dan Kepedulian

 

Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa upaya ini menjadi bukti nyata pengabdian TNI AU yang tidak hanya terfokus pada penjagaan kedaulatan wilayah udara, tetapi juga terwujud melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Menurutnya, menjaga kebersihan destinasi wisata merupakan bentuk bakti langsung kepada masyarakat sekaligus upaya merawat warisan alam yang menjadi kebanggaan daerah.

 

Tantangan Medan dan Edukasi Bersama

 

Selain aktivitas pembersihan, personel juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk membangun budaya membuang sampah pada tempatnya, agar kesadaran bahwa kebersihan telaga adalah tanggung jawab bersama dapat terus tumbuh. Tugas pembersihan sendiri dihadapkan pada kondisi tepian yang licin dan curam, dengan banyak sampah yang tersangkut di lereng maupun semak sehingga membutuhkan ketelitian dan kehati‑hatian saat menjangkaunya.

 

“Sangat mudah membuang sampah sembarangan, tetapi cukup sulit menjangkaunya. Bahkan untuk mengambil satu bungkus plastik pun butuh perjuangan,” ungkap Danlanud seraya mengajak seluruh pihak ikut menjaga keindahan kawasan tersebut.

Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa upaya ini menjadi bukti nyata pengabdian TNI AU yang tidak hanya terfokus pada penjagaan kedaulatan wilayah udara, tetapi juga terwujud melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Lebih jauh dijelaskan bahwa penumpukan sampah berpotensi menimbulkan risiko lingkungan mulai dari sumber penyakit, penyumbatan saluran air, hingga pendangkalan telaga. Oleh karena itu, kolaborasi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan wisata ini. (H.R)

Editor: Redaksi

 

 

 

📌 Keterkaitan Peristiwa

Aksi ini menegaskan pola sinergi antara institusi pertahanan dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, sebagaimana juga dijalankan oleh unsur TNI di wilayah lain melalui pendekatan humanis dan pelibatan masyarakat.

 

Baca Juga:

🔗 Koops TNI Habema Perkuat Perlindungan Masyarakat di Yahukimo

🔗 Satgas Damai Cartenz Bagikan Sembako dan

Pengamanan Objek Vital

banner 120x600