Kabaraktual.online | Bandung Barat – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, S.S., M.Si. memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kanwil BPN Jawa Barat agar menjadikan pelayanan masyarakat sebagai orientasi utama di tengah transformasi layanan pertanahan yang sedang dijalankan.
Pesan tersebut disampaikan saat memberikan pembinaan di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (28/7/2026).
📌Baca Juga:
🔗Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pencopetan Transjakarta, Warga Dihimbau Waspada
Esensi Pelayanan Publik yang Mempermudah Rakyat
“Layani masyarakat dengan hati. Jangan melayani karena transaksi. Layani dan permudah masyarakat, jangan dipersulit karena esensi daripada pelayanan publik adalah mempermudah rakyatnya,” tegas Menteri Nusron.
Ia menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan kunci utama keberhasilan transformasi, sehingga pegawai—termasuk petugas di loket pelayanan langsung—harus memiliki sikap yang kompeten, profesional, serta selalu mengutamakan kepuasan pemohon layanan.
📌Baca Juga:
🔗 Serukan Penguatan Hukum Global Lawan Perdagangan Orang Serta PPA
Pola Karier dan Persebaran Pegawai Secara Merata
Dalam upaya memperkuat kualitas SDM, sistem karier ASN dikembangkan berbasis prestasi, dedikasi, loyalitas, dan integritas melalui prinsip tour of duty serta tour of area.
📌Baca Juga:
🔗 Warga Pamah Adukan Kejanggalan HGU PT Cinta Raja
Sebagai instansi vertikal, seluruh pegawai wajib memiliki pengalaman berdinas di berbagai wilayah Indonesia dan tidak boleh “jago kandang”. Jika bekerja selama 33 tahun, diharapkan masa kerja terbagi kurang lebih sama rata: 11 tahun di zona barat, 11 tahun di zona tengah, dan 11 tahun di zona timur nusantara.
Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Kanwil BPN Jawa Barat Hasan Basri Natamenggala beserta pejabat struktural lainnya guna menyelaraskan langkah pembangunan pelayanan pertanahan yang lebih baik dan merata. (Red)
📌 Keterkaitan Peristiwa












