banner 728x250

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi — Polda Riau Bongkar Jaringan Hingga Pemodal, Amankan Rp972,8 Juta & Emas Ratusan Gram

Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi menjelaskan penindakan tidak hanya menyasar pekerja lapangan, tetapi mengungkap seluruh rantai kejahatan — mulai pelaku lapangan, pihak yang memerintahkan/mengendalikan, pemodal, hingga penampung hasil tambang ilegal.
banner 468x60

Kabaraktual.online | Teluk KuantanPolda Riau bersama Polres Kuantan Singingi (Kuansing) memperkuat pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) melalui Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026.

Berlangsung selama 14 hari, 1–14 Agustus 2026, operasi ini tidak hanya menertibkan aktivitas tambang ilegal, tetapi juga membongkar mata rantai kejahatan hingga ke pemodal dan penampung hasil tambang. Hasil pengungkapan disampaikan dalam konferensi pers di Tepian Narosa, samping Astaka Teluk Kuantan, Selasa (18/8/2026).

Example 300x600

📌Baca Juga :

🔗 Bongkar Sindikat Meterai Palsu, Polda Metro Jaya Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun — 16 Tersangka Diamankan, Peredaran Capai 5 Provinsi

📋 55 Lokasi Ditindak, 17 Tersangka Diamankan

Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi menjelaskan penindakan tidak hanya menyasar pekerja lapangan, tetapi mengungkap seluruh rantai kejahatan — mulai pelaku lapangan, pihak yang memerintahkan/mengendalikan, pemodal, hingga penampung hasil tambang ilegal.

– 55 lokasi ditindak

– 17 tersangka diamankan dalam 8 laporan polisi

– 525 rakit/dompeng dimusnahkan

– 56 lokasi dipasangi plang larangan sebagai langkah pencegahan

– Melibatkan personel Polda Riau, Polres Kuansing, TNI, dan Pemda

📌Baca Juga :

🔗 Milad ke-35 SMA Negeri 2 Indramayu — Parade Kostum Unik Tampilkan Beragam Bakat Siswa

💰 Emas & Uang Hampir Rp1 Miliar Disita

Pengembangan perkara mengarah ke Toko Safira di Pasar Syariah Ulul Albab, Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar:

– 395,71 gram perhiasan emas 22 karat disita (33 gelang, 22 kalung, 130 cincin, 39 anting, 14 liontin, 9 perhiasan lain)

– Uang tunai Rp30 juta, alat pompa & pengaduk emas, buku pencatatan penjualan 2025–2026

– Dari pemodal berinisial DI: mesin diesel, peralatan tambang, 1 unit mobil pikap, serta dana rekening

– Total uang yang disita: Rp972,8 juta

📌Baca Juga :

🔗 Polri Ungkap Kasus Business Email Compromise, Kerugian Korban Capai USD 350 Ribu — Sinergi Bareskrim, PPATK, dan FBI Amankan Sebagian Besar Dana

🚨 Temuan Jaringan Narkoba di Lokasi PETI

Penertiban PETI membuka temuan lain: alat konsumsi narkotika ditemukan di pondok pekerja. Satresnarkoba Polres Kuansing mengembangkan kasus hingga mengungkap jaringan — 4 tersangka diamankan, 13 paket sabu disita. Narkotika diduga digunakan pekerja untuk mendukung aktivitas, terutama saat bekerja malam hari.

📌Baca Juga :

🔗 Ungkap Sindikat Meterai Palsu, Polda Metro Jaya Raih Penghargaan dari Dirjen Pajak — Potensi Kerugian Negara Dicegah Capai Rp1,034 Triliun

🌊 Sungai Kuantan Dipastikan Bersih

Patroli air dari hulu hingga hilir dan perbatasan dilakukan — tidak ditemukan lagi aktivitas PETI di sepanjang Sungai Kuantan. Satgas Penutupan PETI akan kembali diaktifkan melibatkan TNI, Polri, Pemda, BPBD, dan unsur masyarakat.

📢 Pemprov Riau Dorong Jalur Legal IPR

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi RiauIsmon Diondo Simatupang, ST., MT., menyatakan dukungan penegakan hukum sekaligus mendorong masyarakat menempuh jalur legal melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Percepatan penerbitan IPR terus dilakukan dengan sosialisasi persyaratan dan mekanisme pengajuan.

💬 Penegasan Pimpinan

Polda Riau bersama Polres Kuantan Singingi (Kuansing) memperkuat pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) melalui Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026.

Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi: “Pemberantasan PETI bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menjaga lingkungan dan memutus mata rantai kejahatan. Penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi harus menjangkau aktor, pemodal, penampung, dan pihak yang menikmati keuntungan dari aktivitas ilegal.”

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Permana: “Kami telah melakukan patroli air dari hulu hingga hilir, termasuk perbatasan, untuk memastikan Sungai Kuantan benar-benar bersih dari PETI.” (RWP)

Editor: Redaksi

📌 Keterkaitan Peristiwa

PETI bukan sekadar merusak sungai dan lingkungan — ia juga menumbuhkan kejahatan lain seperti narkoba dan pencucian uang. Dengan membongkar dari hulu hingga hilir, dari pekerja lapangan hingga pemodal di balik layar, Polri menunjukkan bahwa penegakan hukum harus menyeluruh agar kejahatan tidak kembali tumbuh. Memberantas PETI berarti menyelamatkan alam sekaligus memutus rantai kejahatan yang merugikan rakyat.

banner 120x600